Pelatihan Pejuang Mutu RS Indonesia

Pelatihan bagi surveior telah selesai dilaksanakan selama tiga hari pada tanggal 26 sd 28 mei 2019 di Ballroom Harris Kelapa Gading Jakarta Utara yang dilaksanakan oleh KOMISI AKREDITASI RUMAH SAKIT (KARS). Pelatihan ini merupakan pelatihan akreditasi Rumah Sakit versi (SNARS) EDISI 1.1.

Meja Registrasi Panitia

Dalam arahan pembukaannya Ketua Eksekutif KARS Dr.dr.Sutoto, M.Kes menekankan sebagai “Pejuang Mutu” harus selalu Semangat, Optimis dan Percaya pasti bisa dalam berusaha mempertahankan mutu Rumah Sakit diseluruh Indonesia yang tidak jarang banyak pihak-pihak yang sekeptis dengan perihal tersebut apalagi di masa kini.

DR.dr.Sutoto, M.Kes
Ketua Eksekutif KARS

Dr.Luwiharsih, Msc sebagai Direktur dibidang Pelatihan KARS juga menyampaikan bahwa pelatihan ini diikuti oleh seluruh peserta dari wilayah di Indonesia bagi yang telah dinyatakan lengkap dan memenuhi persyaratan yang dibutuhkan, dan tidak sedikit yang menelpon dirinya menanyakan alasan kenapa tidak dipanggil/undang dalam pelatihan ini atau bisakah menggantikan bila yang di panggil/undang berhalangan. Hal ini menunjukkan betapa besarnya minat menjadi calon surveior demikian ungkapnya.

Antusias calon surveior medis yang berasal dari RS ternama di Makassar-sulawesi Selatan

Selama 3 hari pelatihan ini selalu diikuti oleh peserta dengan penuh semangat tanpa ada yang tertinggal 1 materi pun, baik peserta calon surveior medis, management dan keperawatan.

Suasana Panggung Moderator dan Pembicara Pelatihan Calon Surveior Tahun 2019

Pada hari ke-3 dari pelatihan ini ditutup dengan pelatihan survei dan telusur lapangan dengan skenario yang diberikan serta latihan laporan survei oleh Jangkar Surveior KARS serta ditutup dengan test kompetensi secara online yang merupakan test sangat ditunggu-tunggu calon surveior ini.

Suasana Sesaat Sebelum Test Kompetensi yang Sangat ditunggu Para Peserta

Diantara skenario telusur yang terdata dari peserta calon surveior medis adalah

  1. Kasus perdarahan antepartum yang menyebabkan angka kematian bayi yang datang ke IGD sampai dilakukannya operasi.
  2. Kasus yang sama seperti no.1 (satu) diatas namun dilakukan rujuk ke RS lainnya.
  3. Screening pelayanan di IGD.
  4. Tindakan operatif pada kasus apendicitis akut di IBS RS.
  5. Penangan kasus lansia/geriatri.
  6. Kasus ibu hamil dengan malnutrisi.
  7. Proses yang dilakukan pada rawat inap yang akan di rujuk.
  8. Penanganan pasien terminal terkait dengan pelepasan bantuan hidup dasar.

Demikian pelaksanaan pelatihan calon surveior ini, semoga para peserta dapat menjadi pejuang-pejuang mutu dan kelak dilantik dengan selalu mempertahankan kredibilitas diri dari gratifikasi serta menjaga kode etik surveior dalam pelaksanaan tugas nya.

=====================================

Bagi peserta yang ingin mendownload video pelatihan ini, bisa mengisi kolom komentar di bawah ini dengan format isi komentar #video pejuang mutu 2019# dan dengan meng upload bukti peserta (bisa kartu tanda pengenal, capture email undangan atau foto/selfie saat mengikuti pelatihan ini).

====================================

0

About the Author

Hendrian Chaniago

Hendrian Chaniago, orang minang asli, tinggal di Makassar, sebagai dokter anggota Polri, atau anggota Polri yang merangkap sebagai dokter, dan juga dokter spesialis ortopedi & traumatologi

8 thoughts on “Pelatihan Pejuang Mutu RS Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *